Rabu, 23 Juni 2010

Kenyataan Kehidupan..

Aku tahu..
Takkan sELamanya,
kenyataan hidupkU..

TeRjadi sEsuai
dg aPa yg kUinginkan..
dg aPa yg kU impikan..

NamUn pErcayaLah temand,,
kEnyataan hidup
kan' teRjadi sEsuai dg KEHENDAK-NYA..

dan pERcayaLah..
Bahwa ituLah yang teRbaik untuk QU

biLa kini akU tak meRasakan kEbahagiaan,,

setidaknya kU tau.,
akan ada wakTu yg tepat,,
kEsedihan yg kUrasa kini,,
adaLah kEbahagIaan sEsungguhnya..

Whatever..

Hampa..!
Mgkin itu yan9 kini tengah kurasakan..
Menjalani hidup tanpa hadiRnya..

KosOng, sepi, dan Hampa!!
Itu yang ku rasakan..
Air mata tak urung bergulir membasahi pipikU..

Begitu bnyak masalah yang tengah kualami..
Tak urung selesai jua..
Lambat laun seolah bagai luka tersiram asam..
Buat luka itu semakin perih dan mendalam..
Bahkan takkan mampu terobati lagi..

Ku merasa tak mamPu jalani semuanya lagi..
Aku ingin hidup 1000th lagi..
Hh.. Hanya sebuah kalimat yg sOk puitis..

Aku gak sang9up bila harus jalani seMua..
Kata-kata darinya seolah sLaLu terngiang di telingaku..

"Smua sudah selesai.."

Tiap kalimat itu kembaLi ku dengar,,
air mata tak pernah mampu terbendung..
Bahkan,, kian membanjiri hidupku..

Smua sudah selesai??
BOHONG...!!
Bila semua telah berakhir,, kenapa tetap seperti ini?
Jika ingin berakhir,, jangan setelah sejauh ini..
Akhiri sedari dulu..

Kenangan-kenangan itu,,terlalu manis untuk kulupakan..
Namun,,Aku tahu..
Ini akhirnya bagimu..
Akhir yang telah Kau pilih bagi kita..
Bukan kita berdua.., namun kita semua..

Aku tak tahu..
Apakah ini bagai cerita bersambung dg akhir episode yang selalu dapat brubah??
Atau,,
bagai cerita pendek dengan ending yg tak pernah pasti..
Yha,, atau mungkin..
Bagai nOveL yang kadang terlalu didramatisir dan cukup membuat terbuai..

Hh,.... Aku tak tahu..!
Jangan salahkan aku..
Jika kini, aku sangat mampu mengatakan "TERSERAH"
Aku takkan membayangi langkahmu lagi..

Akupun takkan menyimpan memori yang sama..
Memori indah yang telah cukup ternodai..!!

"Terserah...."

Ini Akuu...

Ini akUu..

Seorg gadis yg pny mimpi..

Ini akUu..

Dgn mimpi keciLku yg tak mamPu q raih..

Ini akUu..

Yg teLh mLupakan arti haRpan n senyUm..

Ini akUu..

Yg tak pRnah sanggUp menatap hR esOk!!

Ini akUu..

Ini akUu..

Ku Percaya

Ratap tangisku reda sudah
Isak tangis usai
Tak ada lagi suara
Hening sejenak di sini

Tuhan,,
Kau tahu apa yg kurasa
Kau mengerti apa yg terjadi
Kau paham masalah dan kekalutanku

Bertelutku dalam sepi hatiku
Ucapkan syukur dan pinta hatiku
Harapan dan angan padaNya
Dia yang Maha Kuasa


Tuhan, hanyalah kekuatan dan kuasa-Mu
Mampu pulihkanku
Redakan sgala kekalutan jiwa

Kupercaya kala Kau pinta sgala kekuatiran
Yang kualami..

Titik Penghabisan

Langkahku meragu tak pasti

Kala ku tatap sang fajar

Ku tak sanggup nyatakan kebenaran



Perih hati dan pedihnya luka

Terkubur sudah namun tetap menyakitkan



Sang bayu sejukkan hari

Namun tak mampu segarkanku

Ku tak pulih kembali



Mungkin,, ini titik penghabisan

Akhir dari kehancuran

Akhir semua penyiksaan

Akhir dari semua harapan

Arti Mencintai

BUKAN bagaimana Kamu melupakan,
melainkan bagaimana Kamu MEMAAFKAN.


BUKAN bagaimana Kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana Kamu MENGERTI.


BUKAN apa yg Kamu lihat,
melainkan apa yg Kamu RASAKAN.


BUKAN bagaimana Kamu melepaskan,
melainkan bagaimana Kamu BERTAHAN.

Teman Sejati

Mengerti ketika Kamu berkata, 'Aku lupa'.

Menunggu selamanya ketika Kamu berkata, 'Tunggu sebentar'.

Tetap tinggal ketika Kamu berkata, 'Tinggalkan aku sendiri'.

Membuka pintu meski Kamu BELUM mengetuk dan berkata, 'Bolehkah Saya masuk?'

Never Judge a Book by Its Cover

Kita tidak pernah tahu bagaimana seseorang itu, jika kita hanya mengerti bagian fisiknya. Cobalah anda mengenali Dia dengan baik. Kenalilah bagaimana sifatnya, kepribadiannya, masalah-masalahnya dan usaha penyelesaian yang dilakukannya untuk masalah-masalahnya.

Kebanyakan orang hanya melihat tampilan fisik dan memberi judge yang kadang tidak tepat dengan keadaan sesungguhnya.

Never judge a book by it's cover. Inilah salah satu kalimat yang pantas untuk mengilhami buah pikiran Saya saat ini.

Beberapa orang tampak menawan dari luar, penampilan dan tingkahnya yang seolah terpelajar di hadapan orang-orang yang dihormatinya. Namun di balik sifat-sifatnya itu, Ia bahkan dapat menjadi pribadi yang berantakan dengan gaya berandalan.

Ada juga beberapa orang yang tampaknya selalu tertawa dan tersenyum. Bagi beberapa orang, ia pribadi yang tegar dan menyenangkan. Namun, ternyata ia hanyalah menyembunyikan sosoknya yang lemah dan tiada mampu dengan hidupnya yang tiada sempurna dan penuh konflik. Mungkin Anda akan berpikir kalau Dia sosok yang penuh kepura-puraan. Namun, inilah kehidupan. Setiap orang menjalani dengan cara yang berbeda. Sudut pandang dalam penyelesaian masalah yang dialami pun juga selalu berbeda.

Itu hanyalah beberapa contoh yang bisa menegaskan bahwa kita tidak boleh melihat seseorang dari segi fisik/ penampilan luarnya.

Sama seperti saat Kita menilai sebuah buku. Tak selamanya cover yang lusuh bisa membuktikan bahwa isi buku tsb tidak bermakna.

So, guys....... Never judge a book by its cover..

Orat-Oret Pena..

Ini aku...

Ini kehidupanku...

Ini duniaku...

Ini harapanku...

Ini kemauanku...

Ini kemampuanku...

Ini hatiku...

Ini rasaku...

Ini mampuku...

Hh... Mengapa..?!

Mengapa tiada ku sanggup jalani smua...

Melangkahkan kaki sturut mauku...

Menjalani hidup sturut jalanku...

Menggapai angan sperti citaku...

Kumohon...

Izinkan aku...

Izinkan aku...

Skali ini saja...

Tuk' mrasakan arti hidup...

Tiada sanggup ku bernafas...

Tiada sanggup ku bergerak...

Bila slalu sperti ini...

Biarlah ku sperti burung merpati...

Terbang di alam bebas...

Menikmati indahnya cakrawala...

Mengepakkan sayap semau hati...

Ke tempat yang terindah...

Ku mohon...

Ku lelah jalani semua...

Kejamm...!!!

Detik-detik kejayaan usai sudah
Tepuk riuh penghargaan itu kian mereda
Sorak-sorai pun mulai menghening

Tinggal kusendiri disini
Menyendiri sepi dlm kekalutan jiwa
Nurani membisu dlm pikiran yg membadai
Menyesakkan jiwa dan ragaku

Ku tak terbiasa seperti ini
Banyak waktu merusak tubuh
Diterpa angin dan badai yg mengganas

Tetes air mata tiada mampu kubendung
Hingga menciptakan jarak yang cukup
Tuk' memisahkan aku dan duniamu

Bukan Salahku

Inikah yg terjadi...??

Dulu aq mengagumi dirimu..

Dulu aq sayang padamu..

Namun..,, bukanlah salahku..

Bukan salahku jika semua berubah kini..

Aq kini terlanjur sakit..

Menahan derita yang tersimpan dalam hatii..

Tanpa sedikit pun pedulimu..

Kian lama aq bertahan..

Kau hancurkan semuanya..

Hanya sekejap saja..

Namun, itu sudah cukup..

Membuat hatiku amat sakit..

Sudahi tak dari dulu..

Kau slalu beriku pengharapan..

Harap pada dirimu yg selalu kutunggu..

Aq sudah berhenti berharap..

Bersedia membisu seribu bahasa..

Berhenti mengagumi dirimu..

Terimakasih untuk harapan yg Kau beri..

Juga kesempatan tuk' merasakan perih ini..

Serta pengalaman akan derita yg kian menyayat..

Aq mohon maaf..

Aku tak sanggup tetap menunggu..

Karna ketidakpastian darimu,, kini sudah jelas..

Buatku terus berharap..

Tidak jelas..

Maaf...

Bukan salahku telah berhenti berharap..
Inikah yg terjadi...??

Dulu aq mengagumi dirimu..

Dulu aq sayang padamu..

Namun..,, bukanlah salahku..

Bukan salahku jika semua berubah kini..

Aq kini terlanjur sakit..

Menahan derita yang tersimpan dalam hatii..

Tanpa sedikit pun pedulimu..

Kian lama aq bertahan..

Kau hancurkan semuanya..

Hanya sekejap saja..

Namun, itu sudah cukup..

Membuat hatiku amat sakit..

Sudahi tak dari dulu..

Kau slalu beriku pengharapan..

Harap pada dirimu yg selalu kutunggu..

Aq sudah berhenti berharap..

Bersedia membisu seribu bahasa..

Berhenti mengagumi dirimu..

Terimakasih untuk harapan yg Kau beri..

Juga kesempatan tuk' merasakan perih ini..

Serta pengalaman akan derita yg kian menyayat..

Aq mohon maaf..

Aku tak sanggup tetap menunggu..

Karna ketidakpastian darimu,, kini sudah jelas..

Buatku terus berharap..

Tidak jelas..

Maaf...

Bukan salahku telah berhenti berharap..

Saat Inii dan Masa Mendatang

Saat inii...


Aq gagal meraih angan dan impianku...


Saat inii...


Aq gagal mencoba tuk' berjuang...


Saat inii...


Aq berhenti di satu titik perjuangan...


Saat inii...


Aq diam dan hanya turut serta mu...


Saat inii...


Aq tak berkehendak melakukan kehendakku...


Saat inii...


Q redam stiap emosii dan tetes air mataa...


Saat inii...


Q tepis setiap angan dan impian...


Saat inii...


Aq hanya bisa terus bertahann...


Saat inii...


Aq hanya mampu tetap berjuang...



Namun................


Masa mendatang...


Aq akan tunjukkan aq bisaa...


Masa mendatang...


Aq akan buat dirimu bahagiia...


Masa mendatang...


Aq yg akan menghentikan tetesan2 air matamu...


Aq yg akan hadirkan senyummu...


Masa mendatang...


Aq yg akan berjuang tuk' kebahagianmu...


Masa mendatang...


Aq akan lakukan segala sesuatu yg jauh lbh baiig dr sblumnya...


Masa mendatang...


Aq yang akan tetap menjagamu...


Masa mendatang...


Aq tak akan pergii meninggalkanmu...


Masa mendatang...


Aq tetap akan di sisimu...



Hanya utk satu alasan:

Aq sayang kamu dan ku ingin kau bahagiia dg senyum dan tawa yg takkan pernah sirna...